Hukum

Satu Survei, Banyak Pesan: Apa yang Bisa Dipelajari dari Kepercayaan Polri 82,4 Persen

Jakarta – Survei Litbang Kompas 2026 yang mencatat kepercayaan publik Polri di 82,4 persen mengandung lebih dari sekadar satu angka. Ada banyak pesan yang bisa dipetik dari data yang dikumpulkan dari 1.200 responden di 38 provinsi dari 1 April hingga 20 Juni 2026 ini.

Pesan pertama: kepercayaan bisa dibangun. Dari 76,2 persen ke 82,4 persen dalam setahun — itu bukan keajaiban, melainkan hasil dari kerja keras yang terencana dan konsisten. Pesan kedua: kepercayaan bersifat holistik. Bukan hanya satu indikator yang naik — melainkan tiga sekaligus, mencerminkan perubahan yang menyeluruh. Pesan ketiga: kepercayaan adalah tanggung jawab, bukan sekadar penghargaan.

“Saya ikut gembira melihat perkembangan trend persepsi publik terhadap POLRI. Dari tiga aspek yang dinilai, semuanya menunjukkan trend perbaikan penilaian yang layak diberi apresiasi. Modal kepercayaan publik terlihat sudah sangat baik. Tentu itu diperoleh dengan perjuangan yang tidak mudah. Tapi mempertahankan kepercayaan agar tetap tinggi juga butuh effort yang luar biasa,” ujar Hasan Nasbi. “Saya berharap seluruh jajaran POLRI punya kesadaran menjaga konsistensi kenaikan trend persepsi publik ini di masa depan, terutama dari aspek kepuasan publik dan citra positif terhadap institusi. Semakin baik Kepolisian Republik Indonesia, semakin baik juga bagi bangsa dan negara,” pungkas Hasan Nasbi, Penasehat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Sabtu (27/6/2026).

Satu survei, banyak pesan. Dan semuanya mengarah pada satu tujuan: Polri yang lebih baik untuk Indonesia yang lebih baik.